UCL Group Stage Macthday 6: RB Salzburg vs Liverpool FC

2 minute read

Dua hal yang cukup berkesan bagi saya pribadi saat menonton perrandingan away lawan RB Salzburg ada dua.

Yang pertama adalah ketika Mo. Salah mencetak gol. Disaat Mo. Salah mengecoh Bek dan Kiper RB Salzburg, saya sempat optimis dia mencetak gol dan mengambil screenshoot. Namun ketika keduanya sudah terlewati dan screenshoot terambil malah muncul pikiran “Ini bakalan cuma jadi tendangan gawang.” Eh malah terjadi gol beneran, gol dari sudut sempit yang hampir mustahil untuk dikonversi menjadi goal. Poinnya, bukan masalah goal yang nyaris impossible itu, tetap betapa cepat perubahan emosi yang saya rasakan dalam beberapa detik peristiwa itu berlangsung.

Feeling bakal jadi goal
Menyangka hanya berbuah tendangan gawang
Buru-buru ambil screenshoot tapi malah ketutup 😅
Saat replay, hampir tak percaya bahwa itu beneran jadi goal.

Yang kedua adalah ketika pertandingan berakhir, saya sempat mengambil screenshoot dimana Klop bersalaman dengan manajer RB Salzburg. Dan membuat Status WA dengan caption: “klop: mina mino? ok, deal! 😁” dengan maksud bercanda. Tidak ada optimisme bahwa itu terealisasi, hanya sebuah harapan. Status itu hanya ungkapan perasaan betapa penampilan Takumi Minamino sangat impresif di kedua pertandinganya melawan Liverpool FC.

Screenshoot ini sempat jadi status Whatsapp

Henderson

On to Salzburg, a game which Henderson described as “the biggest of the season” so far, with Liverpool facing the catastrophic humiliation of ending up in the Europa League should they have failed to secure the point they required.

The skipper stepped up to the plate once again with another magnificent all-round display, helping set the tone for a consummate European away performance against dangerously gifted and fearless opposition, dovetailing superbly with Keita (and Gini Wijnaldum) in a way which Klopp almost certainly would not have experimented with had Fabinho been available.

The captain was an instrumental force in Liverpool’s 0-2 Champions League victory against Red Bull Salzburg. (Image: Photo by David Geieregger/SEPA.Media /Getty Images)

Again, Henderson showed excellent quality and composure in possession, but was equally influential in the intelligence and intensity of his work off the ball, breaking up Salzburg’s attacks with numerous well-timed tackles and interceptions, while showing exemplary tactical discipline to shut down the spaces the hosts were looking to exploit in the manner they had done so successfully at Anfield.

Update: Yang tidak saya tahu adalah: ternyata liverpool sudah tertarik dengan Minamino sejak 6 tahun lalu!. Dan kembali lagi, serasa naik roaler coaster ketika mengetahui ada kemungkina besar Takumi Minamino akan teken kontrak dalam minggu ini dan secara resmi menjadi bagian squad Liverpool FC.

Kalau diingat kembali, gerak-gerik J. Klop saat pertandingan pertama di Anfield juga seperti menyiratkan sesuatu.

Categories:

Updated:

Comments